SEMBUNYIKAN IKLAN INI
BeritaSosial Budaya

Cerita Gerakan Satroni Sopir Truk di Tengah Kemacetan Dari Siang Hingga Dini Hari

213
×

Cerita Gerakan Satroni Sopir Truk di Tengah Kemacetan Dari Siang Hingga Dini Hari

Sebarkan artikel ini

Rembang – Beberapa hari jalan pantura macet dari Rembang sampai Pati. Kemacetan itu bahkan diperkirakan panjangnya hingga puluhan kilometer. 

Hal itu membuat pengendara tak bisa bergerak berjam- jam. Terutama pengemudi truk yang membawa muatan untuk dikirim ke arah Semarang dan Jakarta. 

Kondisi tersebut membuat para sopir ada yang tertidur, lapar dan haus, kelelahan, jenuh bahkan sedih karena harus memikirkan keterlambatan pengiriman dan bertambahnya biaya pengeluaran.  Kondisi inilah yang membuat warga Kabupaten Rembang tergerak untuk membantu mereka. 

Pergerakan sosial muncul dari berbagai kalangan. Mulai kepolisian, sekolah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan berbagai organisasi kemasyarakatan serta komunitas turun ke jalan untuk membagikan makanan dan minuman untuk para pengendara yang terjebak kemacetan. 

Baca juga:  Sosok Seniman Rembang Yang Di Bunuh Bersama Keluarganya

Salah satu yang bergerak tidak mengenal waktu adalah Karang Taruna Kecamatan Rembang.  Mereka terpantau membagikan makanan dan minuman pada siang, sore, malam bahkan dini hari di saat warga sedang tidur terlelap. 

Berawal dari spontanitas dari sejumlah anggota di dalam Karang Taruna untuk memberikan sedikit semangat kepada para sopir. Mereka membuat kopi sendiri dan membelikan nasi bungkus serta air mineral lalu dibagikan ke sopir- sopir. 

Ada yang jalan kaki, sebagian dengan mengendarai kendaraan roda tiga. Untuk memudahkan dalam pembagian. 

Baca juga:  Laboratorium PCR di Rembang Beroperasi Minggu Ini

,Aksi berlanjut di siang sampai sore hari ketika sebagian dari mereka sudah selesai bekerja. Kali ini mereka tak sendiri, beberapa relawan Covid Ranger juga membantu tim Karang Taruna Kecamatan Rembang.

Mereka berjalan di antara truk- truk yang sempit untuk menyapa dan memberikan minuman es teh, roti, nasi dan aja juga air mineral. Setelah itu relawan dari Karang Taruna dan Covid Ranger kompak naik kendaraan roda tiga  kembali membagikan bingkisan penyemangat dari perempatan pentungan hingga timur jembatan karanggeneng, dari satu relawan tampak membentangkan kertas bertuliskan “Walaupun Jalan Macet, Kepedulian Jalan Terus”. 

Baca juga:  Proyek Kolam Renang Ratusan Juta di Rembang Mangkrak

Perwakilan Karang Taruna Kecamatan Rembang, Joko Warsito mengungkapkan dari aksinya bersama rekan- rekannya dan didukung beberapa pihak ini bisa membantu para pengemudi menghilangkan kejenuhan, haus dan lapar. 

“Semoga bisa membantu pak sopir yang di jalan, melepas penat juga. Kita bantulah ngasih air minum , makan , dan juga cemilan buat teman di jalan ,” ucapnya.

Ia Pun mengucapkan terimakasih kepada pihak- pihak yang telah mendukung gerakannya. Sembari mendoakan agar amal kebaikan yang peduli bisa mendapatkan balasan dari Allah Swt. (Mfc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *