Sungai di Rembang Jadi Sasaran Buang Bangkai Ayam Pasca Banjir

Ratusan bangkai ayam menggunung di tepian aliran sungai desa Kabongan Kidul, Kecamatan Rembang tepatnya di belakang Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rembang.

Rembang – Ratusan bangkai ayam menggunung di tepian aliran sungai desa Kabongan Kidul, Kecamatan Rembang  tepatnya di belakang Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rembang . Akibatnya di wilayah tersebut tercium bau busuk yang sangat menyengat.

Ketua RW setempat yang juga Komandan relawan Balakar And Rescue, Teguh menjelaskan berdasarkan hasil pengamatannya di lapangan, kuat dugaan bangkai ayam sengaja dibuang oleh oknum tidak bertanggung jawab. Dirinya meyakini bahwa bangkai ayam tersebut tidak terbawa karena arus banjir.

“Ndak tahu dari mana, tapi kejadiannya setelah banjir, saya kira ada unsur kesengajaan. Baunya sangat menyengat,” kata Teguh, Selasa 1 November 2020.

Warga setempat dibantu relawan mengangkuti bangkai ayam yang menggunung di tepian aliran sungai desa Kabongan Kidul, Kecamatan Rembang tepatnya di belakang Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rembang menggunakan ember.

Karena sangat mengganggu, akhirnya warga setempat bersama relawan turun tangan untuk membersihkan bangkai ayam tersebut dari sungai. Bangkai ayam yang telah dinaikkan, lantas dikubur di sekitar bantaran sungai.

“Kita bersih-bersih saluran, fokusnya bangkai ayam. Ada beberapa alternatif, diambili dulu kemudian dibakar atau dikubur, “ ucapnya.

Kalau misalnya ada ulah oknum peternak sengaja membuang bangkai ayam, ia berharap segera menyadari kesalahan dan tidak akan mengulangi tindakan yang sama. Lebih-lebih peristiwa itu juga turut menjadi perhatian oleh aparat kepolisian.

“Lhah ini kok malah jadi sasaran buang bangkai. Kalau mungkin ada oknum peternak yang merasa, kita berharap nggak terulang lagi. Sekali lagi, jangan kotori sungai. Pak polisi kebetulan juga sudah cek lokasi,” bebernya.

Teguh menambahkan masyarakat setempat sebenarnya sudah memasang banner peringatan, agar tidak membuang sampah di lokasi sungai, karena dikhawatirkan menimbulkan dampak beragam. Tidak hanya mencemari air sungai, bangkai ayam sebanyak itu juga rawan memicu bakteri dan akhirnya berdampak buruk terhadap kesehatan warga sekitar.

“Mohon kerja samanya lah, sungai kalau bersih, manfaatnya kita rasakan bersama, “ imbuhnya.

Sebelumnya area sungai belakang MAN  menjadi satu aliran dengan banjir parah di kawasan Perumahan Palm View Desa Kabongan Kidul, Minggu malam lalu. Warga Perumahan Palm View pun akhirnya mengungsi akibat derasnya arus air dan ketinggian banjir yang mencapai satu meter lebih.

Baca juga:  Destinasi Wisata Baru, Dongkrak Kunjungan Makam RA. Kartini

Next Post

Vidio Wisata Diluncurkan, Ini Dia Kumpulan Tempat Unggulan Rembang Yang Bisa dikunjungi Wisatawan

Rab Des 2 , 2020
Share on Facebook Tweet it Pin it Email Rembang – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang melaunching vidio destinasi wisata […]

Kategori

Arsip