<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sejarah Arsip &#8211; linimedia</title>
	<atom:link href="https://linimedia.com/tag/sejarah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://linimedia.com/tag/sejarah/</link>
	<description>Unik, Menarik, dan Menggelitik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Jan 2024 10:10:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2023/12/cropped-LINIMEDIA-LOGO-KECIL2-3.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sejarah Arsip &#8211; linimedia</title>
	<link>https://linimedia.com/tag/sejarah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">186072296</site>	<item>
		<title>Pendatang Baru Veloz FC, Ternyata Begini Sejarahnya</title>
		<link>https://linimedia.com/pendatang-baru-veloz-fc-ternyata-begini-sejarahnya/</link>
					<comments>https://linimedia.com/pendatang-baru-veloz-fc-ternyata-begini-sejarahnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Miftachuss]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jan 2024 07:47:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[rembang]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[tarkam]]></category>
		<category><![CDATA[veloz fc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://linimedia.com/?p=3535</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lasem, linimedia.com &#8211; Dunia sepakbola tarkam Kabupaten Rembang...</p>
<p>Artikel <a href="https://linimedia.com/pendatang-baru-veloz-fc-ternyata-begini-sejarahnya/">Pendatang Baru Veloz FC, Ternyata Begini Sejarahnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://linimedia.com">linimedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lasem, linimedia.com</strong> &#8211; Dunia <a href="https://linimedia.com/?s=sepakbola&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">sepakbola</a>  tarkam Kabupaten Rembang muncul tim baru yang bernama Veloz FC. Banyak yang penasaran dengan tim yang baru satu kali bermain ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ingin membantu dan menjawab rasa penasaran para penghobi bola ini. Kamipun telah berbincang dengan salah satu pendiri tim yang berlogo kepala macan ini, yaitu Gancon (nama panggilan), yang saat tim Veloz membeli 20 cup es teh&nbsp; &#8220;Es Satu&#8221; Sumberjo Rembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gancon menceritakan kepada <a href="http://linimedia.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">linimedia.com</a> berawal dari salah satu warung kopi di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Lasem,_Rembang" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kecamatan Lasem</a>. Di sana dirinya bertemu dengan beberapa teman lamanya yang bisa dibilang merekalah pendiri Veloz FC.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ada empat orang yang membicarakan tentang keinginan membentuk tim baru. Mereka adalah Gancon, Wahyu, Erwan dan Baho, tentu sebagian dari kalian kenal dengan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keempat orang ini kemudian sepakat untuk membentuk tim baru. Yang dipercaya menjadi ketuanya yaitu Gancon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita kan ngopi, nah ketemu teman &#8211; teman lama. Saat itu obrolannya tentang sepakbola dan akhirnya sepakat membentuk tim bola, kebetulan saya yang ditunjuk sebagai ketuanya, kemudian kita kasih tugas sendiri- sendiri, &#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahapan berlanjut ke pemberian nama tim, yang akhirnya disetujui nama Veloz FC. Dan ternyata terinspirasi dari nama merk mobil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Waktu nyari nama tim kok kami teringat ada mobil veloz, menurut kami bagus. Akhirnya kita sepakat untuk memakai nama Veloz FC, &#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Minggu sore (7/1/2024), Veloz FC akan menjalani laga ke-2 nya. Gancon Cs akan melawan Tulung FC di lapangan Pohlandak Kecamatan Pancur. (Mfc)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Info order Es Satu untuk tim Sepakbola : 082324378485</p>
<div class="fb-background-color" style="background-color:#ffffff"><div class="fb-comments" style="width:700px" data-href="https://linimedia.com/pendatang-baru-veloz-fc-ternyata-begini-sejarahnya/" data-numposts="10" data-lazy="true" data-colorscheme="light" data-order-by="social" data-mobile="true"></div></div><div class="alert warning"><strong>External comments notice:</strong> You may need to sign in to the external service to view or post comments.</div><p>Artikel <a href="https://linimedia.com/pendatang-baru-veloz-fc-ternyata-begini-sejarahnya/">Pendatang Baru Veloz FC, Ternyata Begini Sejarahnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://linimedia.com">linimedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://linimedia.com/pendatang-baru-veloz-fc-ternyata-begini-sejarahnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3535</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hasil Penelitian Tulang Belulang Pada Gua di Desa Bitingan Sale</title>
		<link>https://linimedia.com/hasil-penelitian-tulang-belulang-pada-gua-di-desa-bitingan-sale/</link>
					<comments>https://linimedia.com/hasil-penelitian-tulang-belulang-pada-gua-di-desa-bitingan-sale/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rendy Wibowo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2021 07:19:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[rembang]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://linimedia.com/?p=1963</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rembang &#8211; Beberapa waktu lalu, pegiat sejarah dari...</p>
<p>Artikel <a href="https://linimedia.com/hasil-penelitian-tulang-belulang-pada-gua-di-desa-bitingan-sale/">Hasil Penelitian Tulang Belulang Pada Gua di Desa Bitingan Sale</a> pertama kali tampil pada <a href="https://linimedia.com">linimedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" width="680" height="383" data-attachment-id="1964" data-permalink="https://linimedia.com/hasil-penelitian-tulang-belulang-pada-gua-di-desa-bitingan-sale/whatsapp-image-2021-03-28-at-14-16-02/" data-orig-file="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-28-at-14.16.02.jpeg?fit=1280%2C720&amp;ssl=1" data-orig-size="1280,720" data-comments-opened="1" data-image-title="Hasil Penelitian Tulang Belulang Pada Gua di Desa Bitingan Sale" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;0 meter dari mulut gua ditemukan tulang-tulang yang menempel pada dinding gua yang berupa batuan kapur di Desa Bitingan Kecamatan Sale.&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-28-at-14.16.02.jpeg?resize=680%2C389&amp;ssl=1" src="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-28-at-14.16.02.jpeg?resize=680%2C383&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-1964" srcset="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-28-at-14.16.02.jpeg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-28-at-14.16.02.jpeg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-28-at-14.16.02.jpeg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /><figcaption>10 meter dari mulut gua ditemukan tulang-tulang yang menempel pada dinding gua yang berupa batuan kapur di Desa Bitingan Kecamatan Sale.</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Rembang</strong> &#8211; Beberapa waktu lalu, pegiat sejarah dari yayasan Lasem Kota Cagar Budaya (LKCB) menemukan tulang belulang yang diduga dari suku lingga yang hidup pada masa pra sejarah. Tulang beluang itu menempel pada dinding gua Temu Ireng di Desa Bitingan Kecamatan Sale.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><strong>Tulang tulang itu dari Balar mengatakan kemungkinan tulang itu tersapu aliran sungai yang ada didalam gua.</strong></p></blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi hal itu, Kasi Sejarah Museum dan Kepurbakalaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Retna Dyah mengatakan temuan tulang belulang pada dinding gua Temu Ireng sebenarnya sudah pernah diteliti oleh Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta tahun 2019. Hasilnya tulang belulang itu merupakan tulang dari hewan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sebenarnya itu sudah pernah diteliti oleh Balar Yogyakarta. Penelitian terakhir saat kegiatan survei potensi gua kawasan karst zona Rembang tahun 2019. Itu mensurvei seluruh gua yang ada di Rembang.” kata Retna Dyah, Minggu 28 Maret 2021.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tulang hewan itu, kata dia, &nbsp;juga bukan merupakan tulang hewan purba melainkan hewan seperti sapi ataupun kerbau. Sehingga kesimpulannya pada gua tersebut tidak ada temuan yang menjurus pada jejak dari suku lingga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tulang tulang itu dari Balar mengatakan kemungkinan tulang itu tersapu aliran sungai yang ada didalam gua. Tulang tulang itu bukan dari hewan purba melainkan semacam sapi dan kerbau.” Bebernya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" width="680" height="383" data-attachment-id="1937" data-permalink="https://linimedia.com/kumpulan-tulang-ditemukan-di-dinding-gua-desa-bitingan-sale-diduga-dari-suku-pra-sejarah/whatsapp-image-2021-03-16-at-11-12-25-1/" data-orig-file="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-1.jpeg?fit=1280%2C720&amp;ssl=1" data-orig-size="1280,720" data-comments-opened="1" data-image-title="Hasil Penelitian Tulang Belulang Pada Gua di Desa Bitingan Sale" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Tulang-tulang yang menempel pada dinding gua yang berupa batuan kapur di Desa Bitingan Kecamatan Sale.&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-1.jpeg?resize=680%2C389&amp;ssl=1" src="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-1.jpeg?resize=680%2C383&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-1937" srcset="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-1.jpeg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-1.jpeg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-1.jpeg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /><figcaption>Tulang-tulang yang menempel pada dinding gua yang berupa batuan kapur di Desa Bitingan Kecamatan Sale.</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan penelitian dari struktur ruangan di dalam gua juga tidak memenuhi syarat untuk dihuni pada masa prasejarah. Meskipun terdapat sumber air dari aliran sungan di dalam gua itu, tetap saja tidak ada indikasi hunian pada gua tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Untuk di gua temu ireng itu dari hasil penelitian Balar tidak ada indikasi hunian. Bentuknya juga tidak mengindikasikan hunian. Model guanya bagian ceruknya itu kecil, misal dijadikan hunian pada masa prasejarah juga tidak cocok,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia menyebutkan gua yang diindikasi sebagai gua hunian di Kabupaten Rembang hanya ada dua. Gua tersebut terletak di Kecamatan Bulu dan di Kecamatan Sedan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua gua yang diduga gua hunian itu rencananya pada bulan Juli mendatang akan dilakukan ekskavasi atau penggalian. Untuk mengetahui dan mencatatan sisa-sisa arkeologis yang ada pada gua tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Baru dipetakan gua hunian baru ada dua. Kalau di Sedan itu gua Rondo, kemudian di Kecamatan bulu itu juga ada satu saya lupa namanya,” ucap dia.</p>
<div class="fb-background-color" style="background-color:#ffffff"><div class="fb-comments" style="width:700px" data-href="https://linimedia.com/hasil-penelitian-tulang-belulang-pada-gua-di-desa-bitingan-sale/" data-numposts="10" data-lazy="true" data-colorscheme="light" data-order-by="social" data-mobile="true"></div></div><div class="alert warning"><strong>External comments notice:</strong> You may need to sign in to the external service to view or post comments.</div><p>Artikel <a href="https://linimedia.com/hasil-penelitian-tulang-belulang-pada-gua-di-desa-bitingan-sale/">Hasil Penelitian Tulang Belulang Pada Gua di Desa Bitingan Sale</a> pertama kali tampil pada <a href="https://linimedia.com">linimedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://linimedia.com/hasil-penelitian-tulang-belulang-pada-gua-di-desa-bitingan-sale/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1963</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kumpulan Tulang Ditemukan di Dinding Gua Desa Bitingan Sale, Diduga Dari Suku Pra Sejarah</title>
		<link>https://linimedia.com/kumpulan-tulang-ditemukan-di-dinding-gua-desa-bitingan-sale-diduga-dari-suku-pra-sejarah/</link>
					<comments>https://linimedia.com/kumpulan-tulang-ditemukan-di-dinding-gua-desa-bitingan-sale-diduga-dari-suku-pra-sejarah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rendy Wibowo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2021 04:58:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[gua]]></category>
		<category><![CDATA[rembang]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://linimedia.com/?p=1932</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rembang &#8211; Kumpulan tulang belulang yang diduga dari...</p>
<p>Artikel <a href="https://linimedia.com/kumpulan-tulang-ditemukan-di-dinding-gua-desa-bitingan-sale-diduga-dari-suku-pra-sejarah/">Kumpulan Tulang Ditemukan di Dinding Gua Desa Bitingan Sale, Diduga Dari Suku Pra Sejarah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://linimedia.com">linimedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" width="680" height="383" data-attachment-id="1935" data-permalink="https://linimedia.com/kumpulan-tulang-ditemukan-di-dinding-gua-desa-bitingan-sale-diduga-dari-suku-pra-sejarah/whatsapp-image-2021-03-16-at-11-12-25/" data-orig-file="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25.jpeg?fit=1080%2C608&amp;ssl=1" data-orig-size="1080,608" data-comments-opened="1" data-image-title="Kumpulan Tulang Ditemukan di Dinding Gua Desa Bitingan Sale, Diduga Dari Suku Pra Sejarah" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;Mohamad Al Mahdi seorang pegiat sejarah dan anggota yayasan Lasem Kota Cagar Budaya (LKCB) belum lama ini dirinya bersama timnya menemukan tulang belulang yang diduga dari suku lingga yang hidup pada masa pra sejarah di Gua Temu Ireng Desa Bitingan Kecamatan Sale, Rembang.&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25.jpeg?resize=680%2C389&amp;ssl=1" src="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25.jpeg?resize=680%2C383&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-1935" srcset="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25.jpeg?w=1080&amp;ssl=1 1080w, https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25.jpeg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25.jpeg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /><figcaption>Mohamad Al Mahdi seorang pegiat sejarah dan anggota yayasan Lasem Kota Cagar Budaya (LKCB) belum lama ini dirinya bersama timnya menemukan tulang belulang yang diduga dari suku lingga yang hidup pada masa pra sejarah di Gua Temu Ireng Desa Bitingan Kecamatan Sale, Rembang.</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Rembang </strong>&#8211; Kumpulan tulang belulang yang diduga dari manusia pra sejarah ditemukan oleh pegiat sejarah dari Lasem Kota Cagar Budaya (LKCB) pada dinding gua temu ireng di desa Bitingan Kecamatan Sale, Rembang. Sebagian besar tulang-tulang itu belum belum menjadi fosil atau masih berbentuk tulang utuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mohamad Al Mahdi seorang pegiat sejarah dan anggota yayasan LKCB mengatakan belum lama ini dirinya bersama timnya menemukan tulang belulang yang diduga dari suku lingga yang hidup pada masa pra sejarah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Suku Lingga sendiri merupakan suku tertua atau suku purba, yang telah ada jauh sebelum Majapahit berdiri. Suku Lingga dalam catatan sejarah Lasem berada di Bumi Lasem.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><strong>Jadi setiap 5 meter ada lagi, jadi banyak sekali tulang-tulang yang menempel.</strong></p></blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menceritakan, pada mulanya gua temu ireng itu ditemukan oleh warga desa setempat. Namun warga desa tidak mengetahui apa isi di dalam gua itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mendapat informasi itu, ia bersama 4 kawannya menuju ke lokasi gua tersebut untuk meneliti kemungkinan adanya peninggalan pra sejarah di gua itu. Karena dari awal, laki-laki yang akrab disapa Koh Lam itu memang penasaran dengan peninggalan pra sejarah utamannya mengungkap keberadaan dari suku lingga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya memang tertarik dengan peninggalan sejarah yang mengungkap keberadaan suku lingga. Gua-gua di Lasem sudah saya teliti semua tapi belum menemukan jejak suku lingga. Kemudian dapat info ada temuan gua di Bitingan saya coba untuk kesana,” kata Koh Lam, Selasa 16 Maret 2021.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" loading="lazy" decoding="async" width="680" height="383" data-attachment-id="1934" data-permalink="https://linimedia.com/kumpulan-tulang-ditemukan-di-dinding-gua-desa-bitingan-sale-diduga-dari-suku-pra-sejarah/whatsapp-image-2021-03-16-at-11-12-25-2/" data-orig-file="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-2.jpeg?fit=1280%2C720&amp;ssl=1" data-orig-size="1280,720" data-comments-opened="1" data-image-title="Kumpulan Tulang Ditemukan di Dinding Gua Desa Bitingan Sale, Diduga Dari Suku Pra Sejarah" data-image-description="" data-image-caption="&lt;p&gt;10 meter dari mulut gua ditemukan tulang-tulang yang menempel pada dinding gua yang berupa batuan kapur&lt;/p&gt;
" data-large-file="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-2.jpeg?resize=680%2C389&amp;ssl=1" src="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-2.jpeg?resize=680%2C383&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-1934" srcset="https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-2.jpeg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-2.jpeg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-16-at-11.12.25-2.jpeg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w" sizes="auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px" /><figcaption>10 meter dari mulut gua ditemukan tulang-tulang yang menempel pada dinding gua yang berupa batuan kapur.</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Benar saja berjarak 10 meter dari mulut gua ditemukan tulang-tulang yang menempel pada dinding gua yang berupa batuan kapur. Ukuran tulang itu bervariasi, ada yang sepanjang ruas jari, ada juga yang panjangnya hingga 40 cm.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tulang belulang itu ditemukan di lima titik dinding gua. Dengan jarak antar temuan tulang kurang lebih 4-5 meter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Temuan tulang bervariasi, ada yang seukuran jari, ada yang seukuran pergelangan tangan. Ada yang sebesar tulang kaki. Jarak antar tulang ke tulang lain itu sekitar 4 meter, 5 meter. Jadi setiap 5 meter ada lagi, jadi banyak sekali tulang-tulang yang menempel,” bebernya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menjelaskan, dari ciri-cirinya, bersumber dari buku sejarah Kawitane Wong Jawa Lan Wong Kanung, suku lingga memang tinggal di gua-gua yang berdiding kapur. Oleh karena itu, dugaan temuan tulang belulang itu mengarah pada suku lingga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena tanah pada dinding gua mengandung kapur, lanjut dia, tulang belulang yang menempel masih terlihat utuh. Hanya sedikit tulang yang sudah berubah menjadi fosil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Berhubung itu di tanah yang mengandung kapur, jadi proses penguraian tulangnya lama. Sebagian ada yang sudah menjadi fosil ada juga yang belum. Tapi kebanyakan masih kayak tulang utuh,” bebernya.</p>



<figure class="wp-block-video"><video height="352" style="aspect-ratio: 640 / 352;" width="640" controls src="https://linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Video-2021-03-16-at-11.12.25-1.mp4"></video><figcaption>Tanah pada dinding gua mengandung kapur, hingga tulang belulang yang menempel masih terlihat utuh. Hanya sedikit tulang yang sudah berubah menjadi fosil.</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menyebutkan, kedalaman gua itu masih belum bisa diketahui. Pasalnya didalam gua temu ireng itu terdapat sungai bawah tanah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas temuan itu, dirinya telah melaporkannya ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah dan Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta. Ia berharap temuan itu benar-benar merupakan tulang-tulang dari suku lingga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Semoga saja itu jejak dari suku lingga, misal bukan dari suku lingga namun suku yang lebih tua lagi itu malah bagus, bisa jadi temuan terbesar,” imbuhnya.</p>
<div class="fb-background-color" style="background-color:#ffffff"><div class="fb-comments" style="width:700px" data-href="https://linimedia.com/kumpulan-tulang-ditemukan-di-dinding-gua-desa-bitingan-sale-diduga-dari-suku-pra-sejarah/" data-numposts="10" data-lazy="true" data-colorscheme="light" data-order-by="social" data-mobile="true"></div></div><div class="alert warning"><strong>External comments notice:</strong> You may need to sign in to the external service to view or post comments.</div><p>Artikel <a href="https://linimedia.com/kumpulan-tulang-ditemukan-di-dinding-gua-desa-bitingan-sale-diduga-dari-suku-pra-sejarah/">Kumpulan Tulang Ditemukan di Dinding Gua Desa Bitingan Sale, Diduga Dari Suku Pra Sejarah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://linimedia.com">linimedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://linimedia.com/kumpulan-tulang-ditemukan-di-dinding-gua-desa-bitingan-sale-diduga-dari-suku-pra-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		<enclosure url="https://linimedia.com/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Video-2021-03-16-at-11.12.25-1.mp4" length="6373216" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1932</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
