Usia 48 tahun bukan alasan untuk mengendurkan semangat menjaga kebugaran. Yakub Chandra, pengusaha batik asal Lasem yang berdomisili di Desa Babagan, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, membuktikan bahwa kesibukan berbisnis tak menghalanginya untuk terus aktif berolahraga.
Minggu (11/10/2026), Yakub berhasil menuntaskan kategori 5 kilometer (5K) dalam ajang MD Mall Blora Run 2026. Di tengah sekitar 1.500 peserta, ia mencatatkan waktu 42 menit 37 detik. Meski bukan performa terbaiknya, pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensinya menjaga kebugaran dan terus menantang diri sendiri.
Bagi Yakub, lari bukan sekadar aktivitas sesekali demi mengikuti perlombaan. Ia rutin berlari di sejumlah kawasan sekitar Lasem, mulai dari Karas, Babagan, Dasun, hingga wilayah lainnya. Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari gaya hidup aktif yang tetap ia pertahankan di tengah kesibukannya sebagai pengusaha.
Menariknya, semangat Yakub dalam berlari terkadang membuat kawan-kawan di komunitasnya merasa minder. Sebagian bahkan merasa belum percaya diri atau enggan berlatih bersamanya. Hal itu menggambarkan bagaimana konsistensi dan kesungguhan seseorang dalam menekuni olahraga dapat menjadi tolok ukur tersendiri bagi lingkungan sekitarnya.
Namun, lari bukan hanya soal siapa yang paling cepat atau siapa yang mampu menempuh jarak terjauh. Olahraga ini menuntut disiplin, kesabaran, dan ketahanan mental. Nilai-nilai tersebut juga menjadi bekal penting dalam menjalankan usaha, menghadapi tantangan, dan mempertahankan konsistensi dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai pengusaha batik, Yakub menjalani dua dunia yang berbeda tetapi memiliki kesamaan mendasar: keduanya membutuhkan ketekunan dan komitmen jangka panjang.
“Saya berkecimpung dalam usaha yang lekat dengan identitas budaya Lasem. Di sisi lain, saya harus terus merawat kebugaran melalui olahraga lari, kesehatan juga perlu dijaga, “ tuturnya.
Keikutsertaannya dalam MD Mall Blora Run 2026 menjadi pengingat bahwa pencapaian tidak selalu harus diukur dari rekor pribadi. Keberanian untuk tetap berpartisipasi, menyelesaikan tantangan, dan menjaga rutinitas juga merupakan bentuk keberhasilan.
“Usia hanyalah angka, selama tubuh masih mampu melangkah dan semangat tetap terjaga, selalu ada kesempatan untuk terus berkarya. Kita harus berolahraga, dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar, “ pungkasnya.









