Pati — Suasana haru mewarnai jelang pertandingan antara Kopites Pati melawan The Reds Semarang-Demak di Stadion Joyo Kusumo Pati. Sebelum laga yang didokumentasikan Youtube Rembang Official dan diliput linimedia.com. dimulai, seluruh pemain dan perwakilan tim berkumpul di tengah lapangan untuk menggelar doa bersama.
Mereka berdiri melingkar di titik tengah lapangan, menundukkan kepala dan memanjatkan doa sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap sesama.
Perwakilan Kopites Pati, Agung Junior, menjelaskan bahwa tradisi doa bersama tersebut kerap dilakukan, terutama ketika ada anggota komunitas atau keluarganya yang tengah mengalami musibah.
“Doa bersama ini sering kita lakukan sebelum bertanding. Misalnya ada teman kita atau orang tua teman kita yang sakit, bahkan meninggal dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan, doa tersebut tidak hanya ditujukan bagi sesama komunitas fans Liverpool, tetapi juga untuk para pemain The Reds yang tengah berduka.
“Seperti kemarin, doa kita untuk teman dari Reds Semarang yang rencananya ikut ke Pati, tapi orang tuanya meninggal dunia, sehingga tidak bisa hadir,” jelasnya.
Selain itu, mereka juga pernah menggelar doa serupa untuk pemain Liverpool, seperti saat kabar duka menimpa Diego Jota.
Melalui doa bersama di tengah lapangan ini, para fans ingin menunjukkan rasa hormat, kepedulian, dan belasungkawa kepada sesama, sekaligus mempererat solidaritas di antara komunitas pecinta Liverpool.
Tonton video pertandingannya di youtube Rembang Official
(MCS)









