Rembang, linimedia.com – Penampilan grup musik Pendhoza menjadi magnet utama dalam gelaran Rembang Symphoni Fest 2026 yang digelar di Alun-Alun Rembang, Sabtu (2/8) malam.
Ribuan penonton memadati kawasan alun-alun untuk menyaksikan langsung aksi panggung grup asal Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut dalam puncak peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang.
Sejak pukul 19.30 WIB, masyarakat terus berdatangan ke lokasi acara. Kepadatan penonton semakin terlihat menjelang Pendhoza tampil.
Area depan, sisi kanan dan kiri panggung dipenuhi penonton dari berbagai kalangan, mulai remaja hingga orang tua.
Sebelum penampilan Pendhoza, panggung Rembang Symphoni Fest 2026 terlebih dahulu dimeriahkan oleh musisi lokal, di antaranya Warastra, Dea Devina, dan Sekar Dirgantara.
Penampilan mereka sukses menghangatkan suasana dan menghibur masyarakat yang hadir.

Puncak kemeriahan terjadi saat Pendhoza naik ke atas panggung. Grup musik yang dikenal dengan lagu-lagu berbahasa Jawa tersebut langsung disambut sorak penonton.
Sejumlah lagu yang dibawakan membuat ribuan penonton ikut bernyanyi bersama dan mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka.
Atmosfer konser semakin semarak ketika penonton kompak mengikuti setiap lagu yang dibawakan. Sesekali terdengar teriakan dan tepuk tangan yang menggema dari berbagai sudut alun-alun.
Bupati Rembang Harno dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada tim Dinas Pariwisata beserta jajarannya dan seluruh pihak yang membantu, khususnya pihak keamanan dari TNI, Polri, dan Satpol PP,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menikmati pertunjukan dengan tertib dan menjaga keamanan selama acara berlangsung.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Isti Choma Wati, mengatakan Rembang Symphoni Fest menjadi bagian dari upaya menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus memberi ruang bagi musisi lokal untuk tampil bersama musisi nasional.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelaku seni musik, komunitas kreatif, UMKM, dan masyarakat untuk berkolaborasi menghadirkan hiburan bagi masyarakat,” katanya.
Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Rembang.
Kehadiran ribuan penonton pada malam puncak peringatan hari jadi menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan seni dan budaya yang digelar di daerah.
Kemeriahan penampilan Pendhoza pun menjadi penutup manis rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir. (*)









