
Rembang – Semen Gresik Community Challenge (SGCC) 2021 sudah memasuki sesi presentasi dihadapan para dewan juri. Komunitas Yamaha Vixion Club Indonesia (YVC-I) Rembang yang menjadi juara pada acara SGCC sebelumnya, tetap optimis bisa mempertahankan juara utama meski kondisi tidak sedang berpihak kepada mereka.
Karena jujur saja, sebagian besar dana baksos kami berasal dari iuran atau swadaya para anggota.
Ketua YVC-I Rembang melalui ketua panitia bakti sosial (Baksos) Ibnu Hamdi Mutarom mengatakan tahun ini YVC-I Rembang tidak seperti tahun sebelumnya. Adanya pandemi tidak sedikit membuat perekonomian masing2 anggotanya tergoncang.
Sehingga dirinya merasa tidak bisa memaksa para anggotanya allout dalam menggelar kegiatan baksos tahun ini. Wajar saja Karena sebagian besar uang yg mereka gunakan merupakan swadaya dari para anggotanya.
“Kami tahun ini kami tidak bisa semaksimal tahun kemarin. Ditengah pandemi ini, tentu memberikan dampak perekonomian bagi masing-masing anggota kami. Karena jujur saja, sebagian besar dana baksos kami berasal dari iuran atau swadaya para anggota,” kata dia, Rabu 2 Juni 2021.
Melalui swadaya yang menjadi lambang solidaritas itulah, mereka berjuang dalam aksi kemanusiaan. Karena menurutnya komunitas sejatinya dibangung oleh solidaritas antar anggotanya, bukan malah bergantung pada sponsor dari pihak ke tiga.
Ia menyebutkan total anggaran baksos tahun ini hanya sebesar kurang lebih Rp. 6 juta. Dana tersebut termasuk tambahan dari uang kas YVC-I Rembang dan dari donatur sebesar Rp. 350 ribu.
“Jadi kami juga menyadari jika tahun ini kami yang rata-rata dari kalangan menengah kebawah tidak bisa berbuat banyak karena kami tidak ingin mengandalkan uang sponsor sepenuhnya. Solidaritas antar anggota yang manjadi kunci utama komunitas kami dalam melaksanakan kegiatan sosial setiap tahunnya,” bebernya.
Dirinya menyebutkan tahun ini YVC-I Rembang telah melakukan beberapa program kegiatan baksos disejumlah tempat. Antara lain touring berbagi ke panti (Berbakti), Touring cari berkah di pedesaan (Cabe Pedas), Touring PPT (Para Pembagi Takjil), Touring antar nasi kotak (Antar Kota), dan kompak sehat.