SEMBUNYIKAN IKLAN INI
BeritaKriminalPeristiwaTop

Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Rembang

202
×

Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Rembang

Sebarkan artikel ini
TKP korban pembunuhan di Desa Turusgede Kecamatan Kota Rembang.
Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban pembunuhan di Desa Turusgede Kecamatan Kota Rembang.

Rembang – Penemuan empat mayat korban pembunuhan di Desa Turusgede Kecamatan Kota Rembang diketahui pertama kali oleh sang pembantu rumah tangga. Ia datang ke TKP rumah almarhum Anom Subekti. Saat itu pagar terbuka kemudian si pembantu pun masuk dan memanggil tetapi tak ada jawaban.

“Penemuan mayat ini dilaporkan oleh pembantu rumah tangga dari korban yaitu Ibu Sunti. Jadi Ibu Sunti ini datang ke TKP yaitu rumah almarhum Anom Subekti pada pagi hari,” kata Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre, Kamis 4 Februari 2020.

Baca juga:  Kredit Lunak Diluncurkan, Belasan Ribu Usaha Mikro dan Koperasi Rembang Jadi Sasaran

Kemudian pembantu rumah tangga ini masuk kedalam rumah dan menemukan 4 jenazah yang sudah tergeletak di tempat tidur dengan bersimbah darah. Pembantu tersebut lalu meminta pertolongan ke warga dan melaporkannya ke RT.

Luka korban ada keluar darah dari muka dan hidung. Dugaannya menggunakan benda tumpul.

“Kemudian ibu RT melaporkan ke Polres bahwa adanya 4 jenazah yang ada di dalam rumah. Saat itu juga anggota kepolisian datang ke TKP dan melakukan olah TKP,” ucap dia.

Dari hasil olah TKP, lanjut dia, ditemukan bekas luka penganiayaan pada tubuh para korban oleh pelaku. Mulai dari luka lebam dibagian wajah hingga keluar darah pada bagian hidung. Diduga pelaku menggunakan benda tumpul saat menghabisi nyawa korbanya.

Baca juga:  Grebeg Tumpeng Pesisiran Jadi Sajian Pembukaan Cabor Voli Pantai Porprov 2023

“Luka korban ada keluar darah dari muka dan hidung. Dugaannya menggunakan benda tumpul. Posisi korban berada di tempat tidur semua. Tetapi di kamar yang berbeda” terangnya.

Saat ini pihak kepolisian masih mendalami motif dari pembunuhan satu keluarga tersebut. “Indikasi barang bukti yang ditinggalkan pelaku juga masih dalam penyelidikan,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *