SEMBUNYIKAN IKLAN INI
BeritaBUMNMasyarakat

Jaringan Listrik di Rembang Kian Diperluas, Pemerataan Energi Terus Didorong

×

Jaringan Listrik di Rembang Kian Diperluas, Pemerataan Energi Terus Didorong

Sebarkan artikel ini

Pemerataan jaringan listrik terus dilakukan di sejumlah wilayah pedesaan Rembang.

Ilustrasi pemasangan jaringan listrik. (linimedia/istimewa)

Rembang, linimedia.com – Upaya perluasan jaringan listrik di Kabupaten Rembang terus dilakukan untuk memastikan pemerataan pasokan energi hingga ke wilayah pelosok.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan pihak terkait dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan serta menjawab kebutuhan masyarakat di daerah yang masih terbatas akses listriknya.

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rembang, Jati Kuncahyo, menjelaskan bahwa saat ini proses perluasan jaringan tengah berlangsung di berbagai kecamatan, antara lain Sale, Gunem, dan Pamotan. Jalur baru juga dibangun melewati Desa Kajar, Tegaldowo, dan Tahunan.

Baca juga:  LAWAN BINTANG FC, ANGKASA FC DAPAT TAMBAHAN AMUNISI PENYERANG

“Kami berkomitmen untuk melistriki daerah yang belum terdapat jaringan listrik. Saat ini kami sedang memperluas dan meningkatkan jaringan di beberapa titik agar pelayanan semakin andal dan merata,” ungkap Jati.

Ia menambahkan, dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting agar proses pemasangan dan penanaman tiang listrik berjalan lancar.

“Harapannya perluasan jaringan ini mendapat dukungan dari semua pihak demi pelayanan kelistrikan yang lebih baik di Kabupaten Rembang,” imbuhnya.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Dukuh Karangkidul, Desa Sendangagung, Kecamatan Pamotan, yang masih kekurangan tiang listrik.

Baca juga:  Gejala Serentak Usai Istirahat, 22 Siswa SD Kragan Diduga Keracunan MBG

Kondisi tersebut membuat tegangan listrik di rumah warga melemah dan berpotensi merusak peralatan elektronik.

Kepala Desa Sendangagung, H. Moh. Arifin, menyebutkan ada sekitar 50 rumah yang terdampak.

“Tegangan listriknya tidak sampai 220 volt lagi. Akibatnya, alat elektronik warga sering rusak karena sambungan listriknya masih transit dari rumah ke rumah,” jelasnya.

Ia memperkirakan dibutuhkan tambahan delapan hingga sembilan tiang listrik agar aliran kembali normal.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Rembang, H. Harno, telah meminta pihak penyedia listrik untuk segera menindaklanjuti kebutuhan warga.

Baca juga:  Pelaku Pengeroyokan di Rembang Diringkus di Madura

“Ada beberapa dukuh yang masih kekurangan tiang listrik. Kami harap bisa segera dibantu agar pelayanan listrik semakin merata,” ujarnya saat menerima kunjungan jajaran manajemen ULP Rembang, beberapa waktu lalu.

Perluasan jaringan listrik ini diharapkan mampu memperkuat sistem kelistrikan Rembang sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat di daerah yang sebelumnya belum terjangkau jaringan listrik secara optimal. (*)

External comments notice: You may need to sign in to the external service to view or post comments.