Rembang, linimedia.com – PSIR Rembang memastikan langkah ke putaran 8 besar Liga 4 Jawa Tengah setelah menumbangkan tamunya PSIK Klaten melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 di Stadion Krida Rembang, Rabu (28/7).
Pada pertandingan leg kedua tersebut, PSIR tampil agresif sejak awal dan berhasil menang 3-1 dalam waktu normal 90 menit. Gol-gol Laskar Dampo Awang dicetak oleh Muhammad Ubaid pada menit ke-45 dan ke-86, serta Ilham Selano pada menit ke-68.
Sementara itu, PSIK Klaten sempat unggul lebih dulu melalui gol Alkaubaudury pada menit ke-16.
Hasil kemenangan di leg kedua ini membuat agregat kedua tim menjadi imbang 3-3. Sebelumnya, PSIR harus mengakui keunggulan PSIK Klaten dengan skor 0-2 saat bertandang pada leg pertama.
Dengan agregat sama kuat, pertandingan pun harus ditentukan melalui babak adu penalti. Dalam momen krusial tersebut, para algojo PSIR tampil lebih tenang dan efektif.
Kiper PSIR menjadi pahlawan setelah berhasil menggagalkan satu eksekusi penalti pemain PSIK, sementara satu penendang PSIK lainnya gagal mengeksekusi dengan sempurna.
Kemenangan dramatis ini disambut antusias oleh 3.421 pendukung PSIR yang memadati Stadion Krida Rembang.
Hasil tersebut sekaligus mengantarkan tim berjuluk Laskar Dampo Awang melangkah ke putaran 8 besar dan menjaga asa untuk melaju lebih jauh di kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim ini.
Pelatih PSIR Rembang, Budiardjo Thalib, mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang tampil dengan determinasi tinggi sejak awal laga.
Ia menilai anak asuhnya mampu menjalankan instruksi dengan baik meski berada dalam tekanan untuk mengejar selisih gol.
Menurut Budiardjo, strategi menyerang menjadi pilihan utama mengingat PSIR wajib menang dengan margin lebih dari dua gol.
Untuk itu, ia memasukkan lima pemain bertipe penyerang guna meningkatkan daya gedor tim.
“Kami tahu harus menang lebih dari dua gol dan itu bukan pekerjaan mudah. Saya memasukkan lima pemain bertipe penyerang karena ingin mengejar gol. Alhamdulillah strategi berjalan dan target tercapai,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pemain bintang di dalam skuad PSIR Rembang.
Seluruh pemain, kata dia, memiliki peran yang sama dan dinilai berdasarkan kerja keras selama pertandingan berlangsung.
“Di mata saya semua pemain sama. Yang menjadi tolok ukur adalah kerja keras selama dua kali 45 menit di lapangan. Insyaallah kami akan terus berjuang untuk PSIR Rembang,” tambahnya.
Sementara itu, Pelatih PSIK Klaten Koco Pramono mengakui keunggulan PSIR Rembang pada laga tersebut.
Meski hasil akhir terasa menyakitkan bagi timnya, ia tetap memberikan apresiasi atas jalannya pertandingan.
“Selamat untuk PSIR. Kami kalah di babak ini dan tentu terasa menyakitkan. Namun pertandingan berjalan sangat menarik,” katanya.
Dengan kemenangan tersebut, PSIR Rembang memastikan langkah ke putaran 8 besar Liga 4 Jawa Tengah.
Pada fase selanjutnya, Laskar Dampo Awang dijadwalkan bertandang ke markas Persebi Boyolali pada Minggu, 1 Februari 2026, untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi tersebut. (*)









