SEMBUNYIKAN IKLAN INI
BeritaPeristiwa

Dibalik Pemadaman TPA Landoh, Dua Petugas Damkar Rembang Terluka

×

Dibalik Pemadaman TPA Landoh, Dua Petugas Damkar Rembang Terluka

Sebarkan artikel ini

Bara api dari sampah di TPA Landoh Tembus ke dalam sepatu petugas Damkar

REMBANG, linimedia.com – Dua petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rembang mengalami luka saat melakukan pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Landoh, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.

Salah satu petugas mengalami luka bakar pada bagian kaki. Sementara satu petugas lainnya terluka setelah terkena pecahan kaca saat proses pemadaman berlangsung.

Petugas PMI, Taufik, mengatakan salah satu personel Damkar bernama Yusuf mengalami luka bakar setelah api menembus sepatu yang dikenakannya.

“Api masuk ke sepatu, tapi sudah tertangani. Sepatunya tadi katanya sampai bolong,” kata Taufik.

Taufik menjelaskan, petugas PMI langsung memberikan pertolongan pertama kepada Yusuf. Luka bakar pada bagian kaki disiram menggunakan air untuk mencegah kondisi luka semakin parah.

Baca juga:  PSB Binangun Comeback Dramatis, Tumbangkan Garuda Perkasa FC

“Penanganannya, luka bakar diguyur dengan air supaya tidak melepuh. Setelah itu saya balut agar tidak terkena debu,” ujarnya.

APD Damkar Rembang Terbatas

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Erwin Rahadyan, mengakui ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas Damkar masih sangat terbatas.

Menurut Erwin, pengadaan APD terakhir dilakukan pada 2023 dengan jumlah lima buah. Peralatan tersebut saat ini seluruhnya telah digunakan.

“Tahun 2023, ada APD 5 buah, itu pun sudah terpakai. Untuk masker, teman-teman ada yang pakai, ada yang tidak. Yang pakai itu ya beli sendiri,” ungkap Erwin.

Baca juga:  Terlambat Perbaiki Berkas, Pengangkatan PPPK Tahap I Bisa Mundur ke Tahap II

Kondisi serupa juga terjadi pada sepatu pelindung yang digunakan petugas. Erwin menyebut sepatu Damkar sudah bertahun-tahun tidak mendapatkan pengadaan baru.

“Sepatu sudah bertahun-tahun nggak pernah pengadaan. Jadi tadi ada dua personel yang kakinya terluka, semoga ke depan ada perhatian,” ujarnya.

Pemadaman Berlangsung Sekitar 10 Jam

Kebakaran di TPA Landoh membutuhkan waktu sekitar 10 jam untuk dipadamkan. Lamanya proses pemadaman disebabkan banyaknya tumpukan sampah yang mudah terbakar.

Selain itu, luas area yang terbakar mencapai sekitar satu hektare. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak kembali membakar tumpukan sampah lainnya.

Baca juga:  Purna Tugas, Delapan Kades di Rembang Terima JHT

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi perhatian terkait kebutuhan APD bagi personel Damkar yang berada di garis depan saat melakukan penanganan kebakaran.

External comments notice: You may need to sign in to the external service to view or post comments.