Rembang, linimedia.com – PSIR Rembang sukses mengamankan tiga poin krusial usai menaklukkan Persiharjo Sukoharjo dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Liga 4 Jawa Tengah di Stadion Krida Rembang, Minggu (18/1).
Kemenangan ini membawa PSIR naik ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 12 poin.
Disaksikan 2.608 penonton, pertandingan berlangsung ketat dan sarat duel fisik.
Kondisi lapangan yang berat akibat hujan sebelum laga membuat kedua tim kesulitan mengembangkan permainan.
Babak pertama pun berakhir tanpa gol meski PSIR sempat mendapat peluang emas melalui Kapten PSIR, Tri Handoko, yang lolos dari kawalan bek lawan namun sepakannya masih melebar.
Memasuki babak kedua, PSIR tampil lebih agresif dengan meningkatkan intensitas serangan. Strategi umpan panjang kerap digunakan untuk membongkar pertahanan disiplin Persiharjo.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62 melalui situasi bola mati.
Tendangan bebas Tri Handoko sempat membentur tiang gawang sebelum bola disambut Muhammad Ubaid menggunakan dada dan masuk ke gawang Persiharjo.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta hingga laga usai, sekaligus memastikan PSIR menggeser Persiharjo dari posisi puncak klasemen dengan selisih 2 poin.

Pelatih PSIR Rembang, Budiardjo Thalib, mengapresiasi kerja keras seluruh pemainnya dalam pertandingan yang dinilainya tidak mudah.
Ia menilai kondisi lapangan yang berat serta permainan disiplin lawan membuat laga berjalan alot.
“Kemenangan ini saya persembahkan untuk Rembang. Saya sangat mengapresiasi seluruh pemain. Meski tidak semua instruksi berjalan sempurna, mereka mampu mengeksekusinya dengan semangat dan motivasi yang tinggi,” ujarnya.
Ia mengakui Persiharjo sebagai salah satu tim terkuat di Liga 4 Jawa Tengah. Namun demikian, PSIR mampu menyesuaikan strategi permainan dengan kondisi lapangan yang becek.
“Kami memang menyiapkan taktik khusus untuk menghadapi kondisi lapangan seperti ini. Anak-anak bermain lebih powerful dan akhirnya mampu memenangkan pertandingan,” tambahnya.
Sementara itu, Pelatih Persiharjo Sukoharjo, Dwi Joko Prihatin, menilai pertandingan berlangsung sengit sesuai prediksi. Ia tetap puas dengan penampilan timnya meski harus menelan kekalahan.
“Bermain di kandang PSIR tentu tidak mudah. Kami sudah mengantisipasi situasi bola mati yang akhirnya menjadi gol. Secara umum saya tetap senang karena tim menunjukkan kedalaman skuad yang baik, meski datang tanpa empat pemain pilar,” pungkasnya. (*)









