Stok BOR di Rembang Aman, 14 Puskesmas Disiagakan Rawat Pasien Covid-19

Penjabat (Penjabat) Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Edy Supriyanta, dalam konferensi pers, di posko terpadu Covid-19 Kabupaten Rembang, mengatakan berdasarkan data pada hari Kamis (24/6) jam 21.00 WIB, setelah adanya penambahan, BOR di RSUD sebanyak 215 bangsal terpakai 188 atau 88,37 persen. (Linimedia/RTW)

Rembang – Ketersediaan tempat tidur untuk perawatan pasien covid-19 atau Bed Ocupancy Ratio (BOR)
di kabupaten Rembang masih bisa menampung pasien Covid-19. Terhitung pada hari Jumat 25 Juni 2020, kuota BOR baru digunakan sebanyak 79,11 %.

“Dengan rincian dari kapasitas 340 tempat tidur, yang terpakai 269 bangsal. Jadi, persediaan tempat tidur masih memungkinkan”

Penjabat (Penjabat) Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Edy Supriyanta, dalam konferensi pers, di posko terpadu Covid-19 Kabupaten Rembang, mengatakan berdasarkan data pada hari Kamis (24/6) jam 21.00 WIB, setelah adanya penambahan, BOR di RSUD sebanyak 215 bangsal terpakai 188 atau 88,37 persen, di Rumah Sakit Bina Bhakti Husada sebanyak 55 bangsal terpakai 49 atau 89,09 persen, Rumah Sakit Islam Arafah terdapat 20 bangsal terpakai 12 dan 14 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdapat 50 terpakai 20 atau 40 persen.

“Pelayanan Rumah Sakit tidak 100% BORnya, tetapi hari ini 79,11%. Dengan rincian dari kapasitas 340 tempat tidur, yang terpakai 269 bangsal. Jadi, persediaan tempat tidur masih memungkinkan,” imbuhnya. 

Edy Supriyanta yang merupakan Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jawa Tengah itu mengungkapkan selain RSUD dr.R.Soetrasno, dua rumah sakit swasta seperti RS Bhina Bhakti Husada dan RS Islam Arafah serta14 puskesmas ikut dikerahkan untuk melayani pasien covid-19. Untuk pasien dengan keluhan ringan nantinya akan dirawat di puskesmas.

Sedangkan untuk pasien-pasien tanpa gejala namun hasil swab PCRnya positif, Pemkab Rembang menyiapkan tempat isolasi mandiri terpusat di Hotel Puri yang dapat menampung 98 orang pasien. Dirinya menghimbau agar masyarakat yang memiliki keluhan atau gejala bisa segera menghubungi call center 119.

“Pemerintah kabupaten Rembang telah menyiapkan call center. Call center yang ada dengan memanfaatkan 119 selama 24 jam, masalah penanganan covid bisa disampaikan di 119 dan kami siap melayani untuk seluruh masyarakat, ” ungkapnya.

Berdasarkan data yang ada di Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Rembang jumlah kasus aktif saat ini sebanyak 665 kasus. Dari jumlah kasus aktif itu menurut Edy sebanyak 271 orang dirawat di fasilitas kesehatan, 57 orang diisolasi mandiri terpusat dan sebanyak 337 orang menjalani isolasi mandiri. (Linimedia/RTW)

Baca juga:  Sumani Hanyutkan Barang Bukti Balok Kayu Dan Ponsel Korban Di Sungai

Next Post

Kepala Dindikpora Rembang Beberkan Inisial Oknum Kejaksaan Negeri Abal-abal

Sel Jun 29 , 2021
Share on Facebook Tweet it Pin it Email Rembang – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindidikpora) Kabupaten Rembang berencana […]

Kategori

Arsip