SEMBUNYIKAN IKLAN INI
BeritaBisnisFashionGaya hidupHobiOlahraga

Referensi Tempat Asik Bagi Pemula Untuk Belajar Main Billiard di Rembang

337
×

Referensi Tempat Asik Bagi Pemula Untuk Belajar Main Billiard di Rembang

Sebarkan artikel ini

Di D’PW Ngopi selain sebagai tempat nongkrong juga tersedia tempat bermain billiard yang cukup representatif dengan pendampingan instruktur bagi pemula yang ingin belajar.

Pelatih yang tersedia di D'PW Ngopi saat memberi pelatihan belajar permainan billiard kepada para wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Rembang. (linimedia/rtw)

Rembang. linimedia.com – Bagi para pecinta permainan Billiard yang suka nongkrong sembari bermain, tempat satu ini bisa menjadi salah satu favorit dengan lokasi yang cukup strategis. Tempat Billiard dengan nama D’ PW Ngopi ini berlokasi Desa Kabongan Kidul, sebelah barat RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

Pengelola D’ PW Ngopi, Firman Nur Charisma mengaku usaha warkop dengan tempat Billiard ini mulai dirintisnya baru-baru ini. Dengan harapan D’ PW Ngopi bisa menambah tempat permainan billiard yang representatif bagi para penghobinya.

Selain itu dirinya juga ingin talenta memiliki potensi pada olahraga Billiard semakin menggeliat dan berkembang. Sebab, sejauh ini tampaknya atlet olahraga Billiard di Rembang hampir jarang muncul di turnamen regional maupun nasional.

Pada dasarnya, lanjut dia, di kota garam ini minat masyarakat dengan olahraga ketepatan ini cukup tinggi. Terbukti turnamen yang digelar saat launching warung D’PW diikuti 32 oleh peserta termasuk beberapa peserta datang dari luar daerah.

Baca juga:  Ampat FC dan IPNU Lasem FC Sama - sama Capai Target

“Waktu pendaftaran saya tutup, itu orang-orang masih pada pengen ikut. Karena kuota peserta hanya 32, jadi saya tolak semua. Ada kalau 10-15 orang saya tolak. Yang ikut tidak hanya dari Rembang, tapi dari Kudus, Grobogan dan Tuban Jawa Timur,” imbuhnya.

Tempat Bagi Pemula Untuk Mengasah Kemampuan

Tersedia 2 meja billiard yang bisa digunakan para pemain di D’PW Ngopi. (linimedia/rtw)

D’ PW Ngop juga menjadi tempat bagi Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Rembang untuk ikut mencoba belajar mengenai teknik olahraga Billiard pada Jumat (1/3). Sebab di D’ PW Ngopi tersedia instruktur yang bisa memberikan pelatihan bagi pemula yang ingin belajar.

Dalam Coaching Clinic tersebut, para wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rembang mencoba langsung permainan Billiard, dengan permainan bola 9.

Baca juga:  Hafidz-Hanies Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Rembang Terpilih Periode 2021-2024

Achmad Mahmiludin alias Udin Bejo, seorang pemain senior Billiard menyampaikan, ketika kalangan pemula ingin bermain Billiard, salah satu yang paling utama dipelajari adalah kuda-kuda tangan.

Kalau kuda-kuda tangannya sudah kuat, diharapkan pukulan ke bolanya juga akan maksimal. Setelah kuda-kuda menguasai, barulah pemain belajar variasi teknik pukulan.

“Setelah cara pegang tongkat Billiard sudah bener, kemudian kuda-kuda tangan harus kuat. Kalau nggak kuat, arah pukulannya nggak akurat. Tahap selanjutnya baru belajar materi yang lain, secara bertahap,” terang pria warga Kelurahan Sidowayah Rembang ini.

Pemain Billiard senior lainnya yang ikut mendampingi, Eko Endi Heryanto mengamati kebanyakan pemain pemula, pukulannya masih goyang. Tapi hal itu wajar, karena masih di awal-awal. Nantinya kalau sering dilatih, pasti akan terbiasa.

Baca juga:  Alasan Pembelajaran Tatap Muka Belum Bisa Dilaksanakan di Rembang

“Ini kan baru teknik dasar ya, jadi lumrah pukulan masih goyang. Awalnya memang gitu, dulu saya sendiri juga gitu. Kalau giat berlatih, lama kelamaan akan bisa mengatasi,” beber pria warga Tawangsari Leteh Rembang tersebut.

Sementara itu, Rendi Teguh Wibowo dari SIWO PWI Rembang menyatakan melalui pelatihan singkat, wartawan bisa mengetahui teknik olahraga Billiard dan menyebarluaskan informasinya kepada masyarakat.

“Kalau ada pemain pelanggaran, pemain lawannya bebas menempatkan bola putih. Termasuk kita baru tahu juga, harga stick Billiard ada yang Rp 450 Ribu, kemudian standar lebih bagus kisaran Rp 1,5 sampai 2 Juta. Bahkan cukup kaget, ada stick Billiard seharga mobil Pajero. Jalannya Coaching Clinic hari ini, menyenangkan dan bermanfaat. Siap kita follow up, dengan latihan bersama,” pungkasnya. (rtw)