SEMBUNYIKAN IKLAN INI
BeritaPeristiwa

Aksi Keji Tersangka Sumani Direncanakan Dari Rumahnya

108
×

Aksi Keji Tersangka Sumani Direncanakan Dari Rumahnya

Sebarkan artikel ini
Tersangka Sumani 43 tahun menjalani kurungan di Rutan Polres Rembang selama 60 hari kedepan guna dilakukan penyidikan.
Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Bambang Sugito menjelaskan bahwa tragedi memilukan di Desa Turusgede Kecamatan Rembang, telah direncanakan sebelumnya oleh tersangka Sumani 43 tahun.

Rembang – Tersangka tragedi memilukan di Desa Turusgede kecamatan Rembang, Sumani 43 tahun mengakui jika tindakannya telah direncanakan sebelumnya. Pengakuan tersebut diucapkan saat menjalani penyidikan dan penahanan lanjutan di Rutan Polres Rembang.

Tersangka sudah melihat dan mendapatkan alat yang nantinya akan digunakan untuk mengeksekusi korban dan lain-lain.

Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Bambang Sugito mengatakan berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang sudah dikumpulkan, tersangka akhirnya mengakui sejak dari rumahnya sudah berencana untuk mengeksekusi almarhum Anom Subekti.

Baca juga:  Jumlah Usulan PPPK dan CPNS Rembang formasi 2021

“Disana tersangka setting tempat, semua di otak tersangka sudah dipenuhi perencanaan aksi keji itu,” kata Bambang, 19 Februari 2021.

Tepatnya saat akan berkunjung ke rumah korban pada siang hari yakni Rabu 3 Februari 2021 lalu. Tersangka Sumani mengunjungi rumah korban dengan alasan akan melakukan transaksi gamelan sekaligus memantau situasi rumah korban.

“Tersangka sudah melihat dan mendapatkan alat yang nantinya akan digunakan untuk mengeksekusi korban dan lain-lain. Kemudian tersangka berpamitan kepada korban pada sore harinya yakni pukul 15.00 WIB dan janji akan datang lagi pada pukul 20.00 WIB,”

Baca juga:  Squad Muda Persetag FC Belajar Banyak Dari Singo Tuo FC

Alasan tersangka Sumani melakukan tindakan keji tersebut lantaran tersangka merasa sakit hati. Oleh karena itu tersangka melakukan setting lokasi sebelum mengeksekusi para korbannya.

“Terkait motif, berdasarkan pengakuan tersangka adalah sakit hati, kemudian dia merencanakan dari rumahnya untuk mengeksekusi korban,” ucapnya.

Untuk rencana rekonstruksi, lanjut Bambang pihaknya masih menunggu proses penyidikan selesai. Kondisi kesehatan tersangka juga diperhatikan betul, agar tersangka tidak kembali sakit saat proses penyidikan masih berjalan.

“Kalau selesai penyidikan ya langsung di istirahatkan. Nantinya tersangka menjalani kurungan di Rutan Polres Rembang selama 60 hari kedepan,”imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *